Kegiatan P2M Tahun 2015 : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNLAM dan LiPP-JIP Gandeng Aparatur Desa Se-Kecamatan Tabukan Perdalam Kemampuan Teknik Pembuatan Peraturan Desa

Kebijakan Pemerintah di bidang pendidikan saat ini menekankan  bahwa pembinaan pendidikan tinggi diarahkan kepada penciptaan sumberdaya manusia yang mempunyai kemampuan akademis, profesional dan kepemimpinan, serta tanggap terhadap kebutuhan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Kebijakan ini mengisyaratkan bahwa setiap sarjana lulusan pendidikan tinggi diharapkan tidak saja mumpuni dalam penguasaan akademis dan kemampuannya menemukan dan mengembangkan IPTEK semata, melainkan juga kemampuan dan keterampilannya menerapkan IPTEK untuk memecahkan berbagai masalah kehidupan masyarakat.

Dengan demikian, kebijakan tersebut mengarah kepada pencapaian optimal dari Tridarma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, utamanya yang bermanfaat bagi kemanusiaan dan selaras dengan kebutuhan pembangunan.

Disadari, fenomena ini menunjukkan bahwa tidak setiap mahasiswa memiliki kemampuan atau daya tanggap yang tinggi terhadap berbagai permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat di lingkungannya. Mereka cenderung terpaku kepada kegiatan akademis untuk menguasai dan mengembangkan IPTEK, tanpa mau peduli terhadap berbagai permasalahan sosial di luar kampus.

Fenomena seperti ini harus segera direspon secara positif oleh seluruh civitas akademika melalui berbagai program kegiatan yang bersifat strategis antar fungsi Tridarma Perguruan Tinggi. Dengan demikian, diharapkan imej kampus sebagai “Menara Gading” dapat dirubah menjadi “Menara Air” yang dapat memancarkan sumber kehidupan yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat di lingkungannya.

Berpijak pada arah kebijakan dan fenoma di atas, Jurusan/Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat (FISIP UNLAM) beserta Laboratorium Riset Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan (LiPP-JIP) melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat dengan judul : ”Proses dan Teknik Pembuatan Peraturan Desa di Kecamatan Tabukan Kabupaten Barito Kuala Tahun 2015”. Program ini merupakan manifestasi Tridarma Perguruan Tinggi yang mengintegrasikan kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian  kepada masyarakat.

Kegiatan ini diikuti Kepala Desa (Pambakal), Sekretaris Desa, aparatur Pemerintahan Desa, Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD)  di Kecamatan Tabukan Kabupaten Barito Kuala Sebanyak 60 orang. Selain itu sebanyak 34 orang mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan juga dilibatkan untuk mendampingi tim dosen yang terdiri dari :

  1. Penanggung Jawab Kegiatan  : Dekan FISIP Unlam
  2. Ketua                                                  : Drs. Abdurrahman, M.Si
  3. Sekretaris                                         : Pathurrahman, S.Sos, MA
  4. Bendahara                                        : Netty Herawaty, S.IP, M.Si
  5. Anggota                                             : Drs.H.Saifudin, M.Hum, Drs.Suriansyah Umar, M.AP, Dra.Hj.Sandra Bhakti M., M.Si, Dr.Budi Suryadi, M.Si

Secara umum Pengabdian Pada Masyarakat dimaksudkan sebagai upaya memfasilitasi kegiatan akademis dosen dan mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya ke dalam kehidupan nyata guna turut memecahkan masalah-masalah yang dihadapi oleh aparatur pemerintahan desa baik dari sisi eksekutif desa maupun dari sisi legislatif desa.Melalui program ini, para dosen dan mahasiswa tidak saja dapat memperkaya IPTEK yang telah dikuasainya dengan pengalaman-pengalaman praktis di lapangan, melainkan pula dapat menerapkan IPTEK yang dimilikinya guna turut memecahkan berbagai masalah yang timbul di tengah masyarakat, utamanya yang dihadapi oleh para Kepala Desa (Pambakal) dan para pimpinan dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam proses dan teknik pembuatan Peraturan Desa pada era otonomi daerah sekarang ini.

Selain itu dosen dan mahasiswa dapat melakukan penggalian data/informasi lapangan dan melakukan Focus Group Discussion (FGD) sebagai upaya pendalaman terhadap data/informasi yang diperoleh di lapangan. Sehingga dosen dan mahasiswa dapat memformulasikan upaya-upaya pemecahan masalah yang dihadapi oleh para aparatur Pemerintahan Desa dari sisi eksekutif desa dan dari sisi legislatif desa.

Leave us a Comment